Calon-calon ruki terus bermunculan. Ty-Shon Alexander salah satu di antaranya. Ia telah mendeklarasikan diri mengikuti NBA Draft 2020.

Alexander dikenal sebagai salah satu defender perimeter terbaik Creighton University. Ia juga bisa bermain dengan atau tanpa bola, sehingga mampu menjaga garda utama maupun garda tembak. Alexander rata-rata mencetak 16,9 poin, 5, rebound, dan 2,3 asis.

Sosok pria berusia 21 tahun tersebut sangat penting bagi Creighton. Mereka punya kesempatan menjadi tim papan atas di Big East. Tanpa Alexander, Creighton bukan apa-apa.

Dengan keputusannya, pamor Creighton jatuh. Awalnya, mereka berada di peringkat 4 dari total 25 dalam daftar tim terbaik pada pramusim versi NBC Sports. Kini, Creighton terdampar di peringkat 20.   

Alexander ini punya kemampuan menembak jarak jauh. Akurasinya mencapai 40 persen dari tembakan tripoin. Secara umum, ia punya kemampuan yang komplet: dapat menembak, mencetak poin, dan mempertahankan wilayah. Namun, potensinya tidak begitu dilirik pada putaran pertama. Mengingat saingan-saingannya tahun ini cukup banyak.

Alexander diproyeksikan terpilih pada putaran dua. Bahkan, bisa tidak dipilih sama sekali. Meski demikian, Alexander tetap ingin mengikuti NBA Draft. Apa pun proyeksinya itu, ia berusaha mengejar cita-citanya bermain di liga profesional. (GNP)

Foto: Creighton University

Populer

Lima Tim Tersingkir, Persaingan Wilayah Timur Selesai
Nikola Jokic dan Stephen Curry Catat Rekor NBA Bersama
Rockets Mengunci Playoff, Dillon Brooks Kena Skors
Aksi Heroik Anthony Davis Membawa Mavericks Menang Dramatis
NBA Investigasi untuk Gerakan Menembak Senjata Api Ja Morant dan Buddy Hield
Celtics Takluk dari Heat, Joe Mazzulla: Kekalahan Tetap Menyebalkan
Carmelo Anthony Jadi Salah Satu Kandidat Hall Of Fame Class of 2025
NBA Jatuhkan Skorsing untuk 5 Pemain yang Terlibat Insiden Pistons-Timberwolves
Kemenangan Pertama Heat Atas Celtics Setelah Tujuh Pertemuan
Kepergian Luka Doncic dari Mavs, Bukan Kesalahan Nico Harrison Sepenuhnya?