Gerald Green Absen Satu Musim Penuh

| Penulis : 

Houston Rockets mesti kehilangan Gerald Green. Kepala Pelatih Mike D’Antoni telah mengonfirmasi itu. Ia mengatakan, pemainnya akan menepi selama semusim pada 2019-2020.

Green mengalami cedera saat pertandingan pramusim melawan Toronto Raptors. Kedua tim bertemu di Jepang minggu lalu. Setelah melakukan pemeriksaan, tim medis mengungkapkan bahwa Green mengalami patah kaki.

“Saya pikir ia harus menepi semusim penuh,” kata D’Antoni kepada Mark Berman dari Fox 26. “Itu buruk sekali. Saya kasihan padanya.”

Sesampainya di Amerika Serikat, Rockets kembali memeriksa Green. Cederanya ternyata lebih parah dari dugaan. Awalnya, tim medis memperkirakan Green akan absen dalam beberapa bulan. Namun, akhirnya ia harus melewati satu musim tanpa bertanding.

Bagi D’Antoni, Green merupakan pemain penting dari bangku cadangan. Pada 2018-2019, ia sering muncul sebagai pemain pengganti. Green tampil sebanyak 73 kali tanpa pernah menjadi starter. Dari sana, Sang Garda mencetak rata-rata 9,2 poin dan 2,5 rebound.

Persentase tembakan keseluruhan Green (FG%) mencapai 40 persen. Efektivitas tembakan keseluruhan (eFG%) 53,5 persen. Sementara true shooting percentage (TS%) menyentuh angka 55,5 persen.

Tanpa Green, D’Antoni bisa saja meningkatkan menit bermain Austin Rivers dan Ben McLemore. Mereka juga masih memiliki Eric Gordon. Rockets akan mencari cara untuk menutup absennya Green. (put)

Foto: NBA

Populer

Lima Tim Tersingkir, Persaingan Wilayah Timur Selesai
Nikola Jokic dan Stephen Curry Catat Rekor NBA Bersama
Rockets Mengunci Playoff, Dillon Brooks Kena Skors
Aksi Heroik Anthony Davis Membawa Mavericks Menang Dramatis
NBA Investigasi untuk Gerakan Menembak Senjata Api Ja Morant dan Buddy Hield
Celtics Takluk dari Heat, Joe Mazzulla: Kekalahan Tetap Menyebalkan
Carmelo Anthony Jadi Salah Satu Kandidat Hall Of Fame Class of 2025
NBA Jatuhkan Skorsing untuk 5 Pemain yang Terlibat Insiden Pistons-Timberwolves
Kemenangan Pertama Heat Atas Celtics Setelah Tujuh Pertemuan
Kepergian Luka Doncic dari Mavs, Bukan Kesalahan Nico Harrison Sepenuhnya?