IBL

Perkembangan rencana ekspansi NBA ke benua Eropa semakin menarik. Terbaru muncul kabar bahwa ke-13 pemegang saham EuroLeague akan bertemu pada hari Senin pekan depan (7/4) waktu setempat, di Barcelona. Mereka akan membahas masa depan liga dan potensi ekspansi NBA ke Eropa. Dengan adanya pertemuan tersebut EuroLeague tampaknya sedang menggali informasi mengenai komitmen klub dan kemungkinan alternatif bergabung dengan NBA Eropa.

Ke-13 klub pemegang saham EuroLeague antara lain, Anadolu Efes (Turki), Baskonia (Spanyol), FC Barcelona (Spanyol, Fenerbahce (Turki), Maccabi Tel Aviv (Israel), Olympiacos Piraeus (Yunani), Olimpia Milan (Italia), Panathinaikos Athena (Yunani), Real Madrid (Spanyol), ASVEL Villeurbanne (Prancis), FC Bayern Munich (Jerman), Zalgiris Kaunas (Lituania), dan CSKA Moskow (Rusia). Dikutip dari laporan BasketNews, bahwa Pemegang saham EuroLeague menginginkan transparansi tentang klub mana yang berkomitmen penuh terhadap liga dan mana yang mungkin terbuka terhadap peluang ikut NBA Eropa. 

Saat ambisi NBA di Eropa mulai terbentuk, EuroLeague harus menentukan cara memposisikan dirinya dalam lanskap bola basket yang berubah dengan cepat. Meski pun NBA belum secara terbuka mengungkapkan tim tertentu yang terlibat dalam rencana ekspansi Eropa. Tetapi salah satu sumber menunjukkan bahwa Real Madrid dipandang sebagai target utama.

Klub raksasa Spanyol itu diyakini memiliki preferensi terkuat untuk bergabung dengan proyek yang didukung NBA, dan sejumlah sumber menyatakan bahwa jika Real Madrid mengambil langkah tersebut, FC Barcelona dapat mengikutinya.

Baca juga: Tiga Klub Raksasa Eropa Sedang Didekati NBA

Selain kedua klub ini, sejumlah tim EuroLeague lain dari pasar-pasar utama juga menjadi incaran NBA. Namun, sejauh mana minat mereka masih belum pasti. Tony Parker, pemilik saham mayoritas ASVEL Villeurbanne, secara terbuka menyatakan niatnya untuk membahas kemungkinan partisipasi di NBA Eropa. Namun, masih belum jelas apakah NBA Eropa memandang mereka sebagai target serius bagi kelompok waralaba eksklusifnya. 

Dengan perkembangan yang cepat, maka pemimpin EuroLeague bertujuan untuk membangun sikap yang bersatu di antara para pemegang sahamnya dan menentukan bagaimana kompetisi harus berkembang mengingat kehadiran NBA yang semakin dekat.

Minggu lalu, NBA, bermitra dengan FIBA, secara resmi mengumumkan niatnya untuk terus menjajaki kemungkinan meluncurkan liga NBA Eropa. Kompetisi yang diusulkan dapat menampilkan hingga 16 tim, yang banyak di antaranya merupakan waralaba baru yang didukung oleh merek sepak bola besar Eropa. Namun, beberapa klub EuroLeague juga diyakini menjadi target potensial untuk musim perdana liga tersebut.

CEO EuroLeague Paulius Motiejunas telah menegaskan kembali secara terbuka bahwa liga tetap bersatu. Keyakinan tersebut diperkuat oleh percakapan dengan klub, pemain, dan pelatih, yang sebagian besar menekankan komitmen mereka untuk membangun dan memperkuat produk EuroLeague daripada mengeksplorasi alternatif yang dipimpin NBA. (tor)

Foto: Reddi

Komentar