Halftime Show Super Bowl LVI menghadirkan sosok-sosok klasik. Dr. Dre dan pasukannya, Snoop Dogg, Eminem, Kendrick Lamar, dan Mary J. Blige, membawa aura hip-hop 2000-an kembali terasa. Ditambah kehadiran 50 Cent dan Anderson .Paak, Halftime Show kali ini diyakini sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada.

Tak sekadar penampilan mereka dalam membawakan lagu-lagu andalan, sorotan juga tertuju pada apa yang mereka kenakan. Dalam hal ini, sorotan khusus datang untuk Eminem yang menggunakan Air Jordan 3 edisi khusus untuknya.

Dengan perpaduan warna putih, merah, dan hitam, sepatu ini memiliki perbedaan mencolok di bagian tumitnya. Jika biasanya logo Air Jordan atau Nike Air, sepatu ini dihiasi name-tag bertuliskan alter ego dari Eminem, "Slim Shady."

Di sepatu sebelah kiri, perbedaan mencolok ada pada bagian lidah (tongue). Serupa dengan bagian tumit, tidak ada logo khas Air Jordan, melainkan muncul huruf besar E yang berkaca pada logo yang Eminem pakai dalam sepatu Air Jordan edisi khusus sebelumnya.

Belum ada kabar resmi apakah sepatu ini akan dipasarkan ke publik atau tidak. Namun, indikasi terbesar adalah sepatu yang dipakai Eminem di acara ini akan dilelang untuk kegiatan amal. 

Sebelum Air Jordan 3, Eminem juga sempat mendapatkan edisi khusus untuk Air Jordan 2 dan 4. Air Jordan 4 sendiri sempat dipakai berlaga di gim NBA oleh Jimmy Butler kala masih di bawah naungan Jordan Brand. (DRMK)

Foto: Sneaker News

Populer

Lima Tim Tersingkir, Persaingan Wilayah Timur Selesai
Nikola Jokic dan Stephen Curry Catat Rekor NBA Bersama
Rockets Mengunci Playoff, Dillon Brooks Kena Skors
Aksi Heroik Anthony Davis Membawa Mavericks Menang Dramatis
NBA Investigasi untuk Gerakan Menembak Senjata Api Ja Morant dan Buddy Hield
Celtics Takluk dari Heat, Joe Mazzulla: Kekalahan Tetap Menyebalkan
Carmelo Anthony Jadi Salah Satu Kandidat Hall Of Fame Class of 2025
NBA Jatuhkan Skorsing untuk 5 Pemain yang Terlibat Insiden Pistons-Timberwolves
Kemenangan Pertama Heat Atas Celtics Setelah Tujuh Pertemuan
Kepergian Luka Doncic dari Mavs, Bukan Kesalahan Nico Harrison Sepenuhnya?