Mengganti nomor punggung di NBA, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi bagi para pemain yang berstatus bintang klub. Seperti yang terjadi pada LaMelo Ball. Bintang muda Charlotte Hornet tersebut urung ganti nomor karena dilarang oleh merek yang menjadi sponsor seragam NBA.

Momen kepergian Malik Monk ke Los Angeles Lakers, sebenarnya sudah ditunggu-tunggu oleh LaMelo. Alasannya, dia ingin mengganti nomor punggung dari "2" menjadi "1". Nomor yang selama ini dipakai Monk. Tapi ternyata, LaMelo harus menyimpan keinginannya tersebut. Nike sebagai produsen seragam NBA sudah menutup pintu pergantian nomor punggung.

(Sumber foto: NBA.com)

Nike sudah menentukan tanggal sebagai batas akhir pergantian nomor punggung pemain. Karena mereka harus mengejar stok dalam skala besar, sebelum liga dimulai. Sementara, perpindahan Malik Monk ke Lakers, tidak diperkirakan sebelumnya. Dan, ternyata sudah melewati batas akhir yang ditentukan Nike.

Jadi LaMelo harus menunggu sampai tahun depan untuk melakukan pergantian nomor punggu. Musim 2021-2022 nanti, adik Lonzo Ball tersebut masih menggunakan nomor punggung "2" yang sudah dipakainya sejak tahun lalu.

Nomor punggung favorit LaMelo sebenarnya nomor "1". Dia sudah memakainya sejak sekolah menengah, hingga bermain di liga boola basket Australia. Sementara nomor "2" yang dipakainya sekarang, sama seperti yang dipakai Lonzo Ball. (tor)

Foto: Basketball Forever

Populer

Lima Tim Tersingkir, Persaingan Wilayah Timur Selesai
Rockets Mengunci Playoff, Dillon Brooks Kena Skors
Nikola Jokic dan Stephen Curry Catat Rekor NBA Bersama
NBA Investigasi untuk Gerakan Menembak Senjata Api Ja Morant dan Buddy Hield
Aksi Heroik Anthony Davis Membawa Mavericks Menang Dramatis
Celtics Takluk dari Heat, Joe Mazzulla: Kekalahan Tetap Menyebalkan
Kemenangan Pertama Heat Atas Celtics Setelah Tujuh Pertemuan
Carmelo Anthony Jadi Salah Satu Kandidat Hall Of Fame Class of 2025
NBA Jatuhkan Skorsing untuk 5 Pemain yang Terlibat Insiden Pistons-Timberwolves
Karl-Anthony Towns Kembali ke Timnas Republik Dominika Lagi Setelah 10 Tahun