News

Saran Glen Davis untuk Timnas Basket Indonesia

IMG_20170620_095258

Wawancara singkat dengan Glen Davis, Juara NBA 2008 (Boston Celtics)

Fasilitas Sports Academy adalah salah satu yang terbaik di Los Angeles Selatan. Tempat berlatih tim nasional selama kurang lebih 10 hari ini juga kerap didatangi oleh para pemain NBA.

Pemain-pemain NBA yang kerap terlihat selama timnas berlatih antara lain Ben McLemore, Mario Hezonja dan Glen Davis. Sesekali, bintang Los Angeles Lakers Nick Young juga muncul dan berlatih.

Dari beberapa nama tersebut, Glen Davis menunjukkan ketertarikan khusus kepada timnas Indonesia. Di hari pertama, pemain yang meraih gelar juara NBA tahun 2008 bersama Boston Celtics ini bahkan ikut berlatih bersama timnas.

Berikut wawancara singkat dengan pemain yang terakhir kali bermain untuk Los Angeles Clippers musim 2014-2015 lalu.

Halo Glen, sering berlatih di sini? 

“Ini tempat saya berlatih. Fasilitasnya bagus sekali. Saya ke sini setiap hari.”

Beberapa hari lalu kamu menghampiri dan berlatih bersama tim Indonesia. 

“Saya menghampiri tim Indonesia hanya karena saya cinta basket. Saya senang bagaimana olahraga ini dimainkan di seluruh dunia. Saya belum pernah ke Indonesia. Tapi melihat ada tim basket dari sana, rasanya luar biasa sekali. Saya menghampiri tim Indonesia hanya untuk mengapresiasi apa yang mereka lakukan.”

Apakah kamu masih berusaha untuk kembali ke NBA? 

“Ya saya akan kembali ke NBA. Pergelangan kaki (engkel) saya patah, juga tulang metatarsal kelima saya. Saya harus melewati rehabilitasi. Saat ini saya sudah pulih. Waktunya bermain kembali.”

Ada kesan tertentu setelah melihat tim Indonesia? 

“Potensinya banyak. Kita bisa lihat itu. Dengan semakin berkembangnya basket ke seluruh dunia, kita akan kaget bagaimana bakat hebat bisa muncul dari mana saja. Termasuk Indonesia.”

Ada saran untuk Indonesia, khususnya pemain-pemain yang muda? 

“Kerja keras adalah yang utama. Etos kerja itu penting. Pemain berbakat sudah banyak. Tanpa etos kerja yang baik, bakat jadi tidak ada artinya. Kerja keras akan membuat bakat jadi berguna. Saran saya untuk pemain-pemain muda di Indonesia, tetaplah fokus berlatih. Kerja sekeras mungkin sampai impianmu tercapai. Hey, satu saat saya akan ke Indonesia. Saya ingin ke Bali.”

Foto: Rosyidan