News

Adhi Pratama Bentuk Komunitas Basket di Depok

AP

Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Itulah yang kini tengah dilakukan Adhi Pratama, center Pelita Jaya EMP Jakarta. Bersama teman-temannya seperti Audy Bagastyo (Satria Muda Pertamina Jakarta) dan Airlangga Sabara (Hangtuah Sumatera Selatan), ia membentuk sebuah komunitas bola basket di Depok, Jawa Barat. Upaya itu adalah wujud dari keingingan mereka membuat basket di sana menjadi lebih baik.

Komunitas itu bernama Depok Nation Basketball Community. Pertama kali diluncurkan di GOR Hadi Mampang, Depok, Jawa Barat, pada Selasa 20 Juni 2017. Setidaknya di peluncuran perdananya itu ada 90 anggota yang kemudian mendaftarkan diri.

Oleh karena itu, menurut Adhi, sebenarnya Depok memiliki bibit atlet yang potensial. Hanya saja perkembangan basketnya dirasa tidak cukup baik. Beberapa anak malah berkembang di luar Depok.

“Saya bermain dari kelas 10 SMA,” terang Adhi. “Event di sini dulu adalah Libala (Liga Bola Basket Pelajar), tapi saya tidak besar disini, saya pindah ke Jakarta baru banyak berkembang. Begitu pun Egha (Audy Bagastyo) dan Angga (Airlangga Sabara). Mereka pun berkembang di luar depok.”

Adhi lantas membentuk komunitas ini salah satunya untuk tujuan itu. Ia ingin menjadikan komunitas ini sebagai wadah penyalur hobi sekaligus silaturahmi bagi para pecinta basket. Bahkan orang-orang di luar Depok bebas bergabung. Caranya hanya tinggal registrasi ke nomor yang tercantum di Instagram mereka @depoknation.

Adhi pun yakin bahwa komunitas ini nantinya memang dapat menyatukan basket di Depok. Antusiasmenya sudah terlihat sejak hari pertama. Katanya, jarang ada komunitas di hari pertama bisa sampai mengumpulkan banyak orang seperti itu. Optimisme itu akan Adhi dkk. bawa sambil membentuk komunitas perlahan-lahan. Ada kemungkinan komunitas ini juga membentuk klub baru di sana.

Untuk itu, Adhi berpesan kepada pecinta basket di Depok dan sekitarnya, jika memang ingin ada perubahan maka perubahan itu dimulai dari diri sendiri. Komunitas ini hanya menjadi wadah, tetapi dengan respon sebanyak itu ia yakin basket Depok bisa berkembang lebih daripada kondisi dewasa ini. Adhi dkk. sudah menyediakan wadahnya, tinggal dijawab dengan kerja keras dari masyarakatnya.

Foto: Gagah Nurjanuar Putra