Satu-Dua-Lima Laga Menggambarkan Sisa Perjalanan Semusim? “Shut Up!” Kobe Bryant

Perjalanan pertandingan tim-tim NBA masih sangat panjang. Jumlah pertandingan terbanyak yang telah dilakoni oleh sebuah tim NBA saat ini adalah dua laga. Total laga yang harus dilakoni selama musim reguler adalah 82. Masih sangat panjang.

Namun demikian, dua bahkan satu laga yang telah terlewati membuat banyak fans optimis berlebihan, juga peisimis yang teramat sangat karena hasil yang diraih oleh beberapa tim.

Houston Rockets dan James Harden

Begitu Houston Rockets mengabarkan mengambil James Harden dari Oklahoma City Thunder, kemilau bintang Jeremy Lin sedikit tersaingi. Walau tentu saja keduanya bahu-membahu (bersama Omer Asik juga tentunya) membangun tim yang sama. Menghadapi Detroit Pistons pada laga perdana, James Harden menggila dengan total raihan poin 37, serta 12 assist. Harden seolah mengatakan, “ada harga ada barang,” atas nilai kontrak yang akhirnya ia dapatkan senilai 80 juta dolar Amerika untuk lima tahun. Rockets menang atas Pistons, 105-96.

Bersama Thunder, peran Harden terutama ketika menyerang boleh dikata ada pada tangga ketiga di bawah Kevin Durant dan Russel Westbrook. Kini, dengan Rockets, boleh jadi Harden memikul tanggung jawab yang lebih besar. Dua kali lebih besar. ”It’s a new role for me. I think everybody knows that. My job is just to do the best I can every day, whether it’s in a game, in a practice, whether it’s off the court, charity events, whatever the case may be. I just have to be a leader out there,” kata Harden.

Performa perdana Harden bersama Rockets seolah membungkam ribut-ribut perpindahannya dari Rockets. Statistik Harden mengatakan bahwa ia langsung ‘nyetel’ dengan Rockets. Beberapa mengatakan bahwa Rockets mengambil langkah yang tepat, dan Thunder mungkin terlalu hitung-hitungan.

Rockets bisa berbicara banyak musim ini, kata sebagian. Sebagian yang lain mengatakan, “baru laga pertama, dan baru melawan Pistons.”

Oklahoma City Thunder dan 10.000 poin Kevin Durant

Wajah galau Kevin Durant sekilas terlihat ketika kamera mengarah ke wajahnya sebelum laga dimulai melawan San Antonio Spurs. Ia tak lagi melihat James Harden melainkan Kevin Martin, juga Jeremy Lamb, buah transaksi kepergian Harden. Namun Kevin Durant adalah Kevin Durant. Selain mencetak 23 poin, Durant juga meletakan batu tapak bahwa ia adalah pemain termuda kedua setelah LeBron James yang telah mencetak 10.000 poin sejauh ini di NBA.

Westbrook menambah 18 poin, dan Kevin Martin menyumbang 15 poin dalam kekalahan pertama Thunder. Apakah kehilangan Harden berpengaruh? Sulit untuk mengatakannya saat ini. Karena kepala pelatih Thunder, Scott Brooks saja memuji penampilan Martin.

Tembakan kemenangan yang dilesakan Tony Parker memang menakjubkan. Westbrook yang seharusnya menempel ketat Parker terlihat kebingungan di sisi yang berlawanan dengan posisi Parker menembak. Westbrook mengakui kesalahannya. Kekalahan ini pahit bagi Thunder. Tetapi tidak terlalu memperlihatkan pengaruh berarti dari hilangnya James Harden.

Los Angeles Lakers dan Kobe Bryant

Lakers kembali kalah di laga kedua. Menghadapi Portland Trail Blazers, Lakers kalah 116-106. Kekalahan kedua di dua laga perdana. Fans lakers panik. Steve Nash menambah kepanikan fans karena harus keluar lapangan karena cidera.

Komentar Kobe Bryant menanggapi komentar-komentar para pengamat dan fans Lakers cukup menggambarkan bagaiman sebaiknya kita semua memandang dua laga pertama di NBA ini, “Everybody shut up. Let us work. At the end of the day, you’ll be happy with the result as you normally are.

written by

The author didn‘t add any Information to his profile yet.

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>