CLS Knights vs Dell Aspac! 1-1! (Hari 8 NBL Indonesia 2011-2012 Seri III Palembang)
Pertarungan antara CLS Knights Surabaya melawan Dell Aspac Jakarta pada laga selanjutnya dapat dipastikan akan sangat seru. Dalam dua laga terakhir, CLS Knights dan Dell Aspac telah saling mengalahkan.
Pada laga kemarin, permainan berjalan seimbang, sama kuat. Persentase field goals yang sama rendah, turn overs yang sama tinggi, raihan rebound yang sama, dan ujung poin yang terpaut tipis. Beruntung Dell Aspac memiliki lebih banyak kesempatan untuk free throw lebih banyak dan dimanfaatkan dengan baik. Sebaliknya CLS Knights gagal memasukan tiga kesempatan slam dunk oleh Indrajaya dan Dwi Haryoko.
Berikut ulasan lengkap laga kemarin seperti lansiran di situs NBL Indonesia.
—
Tembus 100 Poin, Muba Hangtuah Bantai NSH GMC
Bermain di hadapan ribuan pendukung yang memadati gelanggang PSSC, Muba Hangtuah IM Sumsel bermain beringas menghadapi NSH GMC Riau. Keunggulan pemain Muba Hangtuah di semua posisi ditambah semangat tampil di hadapan pendukung sendiri dan layar ANTV di seluruh Indonesia, Muba Hangtuah menang telak 105-44.
Gempuran Muba Hangtuah langsung gencar sejak kuarter pertama dibuka. Point guard Aguh Sunarya yang masuk menggantikan Hardianus menjadi mesin poin bagi Muba Hangtuah. Aguh mencetak enam angka dan membawa timnya unggul sementara 17-9 di akhir kuarter pertama.
Serangan-serangan Muba Hangtuah berlipat ganda memasuki kuarter kedua. Shooting guard Tri Wilopo yang baru dimainkan oleh Coach Nathaniel Canson pada kuarter kedua langsung tajam dengan 12 poin. Sementara pada kubu NSH GMC, belum ada pemain yang tampil menonjol. Dengan field goals yang rendah hanya 20 persen, NSH GMC tidak mampu berbuat banyak, tertinggal semakin jauh 44-18 di akhir babak pertama.
Akumulasi poin dan field goals NSH GMC membaik di kuarter ketiga. Hal ini berkat performa gemilang Boy Damanik dan Samuel Pattinama. NSH GMC berhasil mencetak 19 angka di kuarter ketiga dengan field goals meningkat menjadi 27 persen. Hasil positif NSH GMC berbanding lurus dengan raihan Muba Hangtuah. Tri Wilopo, Ngurah Teguh, dan kawan-kawan bergiliran menghasilkan angka bagi Muba Hangtuah. Pertahanan NSH GMC sangat rapuh dan kurang terkoordinasi dengan baik.
Puncak kehancuran NSH GMC terjadi di akhir kuarter. Tim Riau ini hanya mampu menambah tujuh angka, dan secara keseluruhan tidak ada pemain NSH GMC yang mencetak dua digit angka. Ahmad Junaidi menjadi pencetak angka terbanyak bagi Muba Hangtuah dengan 18 poin disusul oleh Tri Wilopo 16 poin, dan Ary Sapto 12 poin.
—
Satria Muda Bukukan Kemenangan Telak atas Pacific
Juara bertahan Satria Muda Britama Jakarta menunjukan kekuatan dahsyatnya kala menghadapi tim debutan Pacific Caesar Surabaya. Pacific yang sangat mengandalkan Gege Nagata sebagai ujung tombak tidak mampu berbicara banyak. Satria Muda menang telak 109-50.
Gege Nagata yang turun sebagai starter menjadi target utama penjagaan para pemain Satria Muda. Gege yang mengetahui hal tersebut berusaha keras mencari celah aman dan berhasil memanfaatkan setiap peluang dengan cukup baik. Gege berhasil memasukan satu tembakan tiga angka dari dua kali percobaan serta satu field goals dua angka yang berhasil masuk mulus. Namun sayang, usaha Gege tidak sejalan dengan Pacific secara keseluruhan. Pacific tertinggal 38-17 di akhir kuarter pertama.
Usaha Arki Dikania Wisnu dan Cristian Ronaldo Sitepu yang dahsyat di kuarter pertama tidak terlalu menonjol di kuarter kedua. Satria Muda hanya menambah 13 poin. Pacific mampu mengimbangi Satria Muda di kuarter kedua dengan raihan 14 poin. Pujian patut diberikan kepada pemain senior Pek King Dhay yang membukukan total 10 angka hingga akhir kuarter kedua.
Satria Muda benar-benar tancap gas di kuarter ketiga. Melalui spesialisasinya pada tembakan-tembakan jarak menengah, Wellyanson Situmorang membombardir ring Pacific. Sembilan poin dari Welly membawa Satria Muda menjauh 82-42 di akhir kuarter ketiga.
Buruknya performa rebounder Pacific menjadi salah satu faktor penyebab kalahnya tim Surabaya ini. Meskipu memiliki field goals yang tidak begitu buruk, Pacific hampir tidak pernah mendapatkan kesempatan kedua pada serangan-serangan yang gagal.
Ronaldo Sitepu menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan 19 poin sekaligus mencetak double-double dengan tambahan 13 rebound. Demikian pula Arki Dikania Wisnu yang mantap dengan 15 poin dan 12 rebound.
—
Aspac Sukses Membayar Dendam
Dell Aspac Jakarta yang kalah hanya dua poin saat melawan CLS Knights Good Day Surabaya di seri kedua sukses membalas dendam. Dalam sebuah laga yang ketat dari awal hingga akhir, Dell Aspac akhirnya menang susah payah dengan skor 60-51.
CLS Knights yang menurunkan Febri Rachmad Utomo sebagai starter bermain cepat di kuarter pertama. Dalam dua kali kesempatan menembak yang didapat oleh Febri, shooting guard CLS Knights ini sukses memasukan keduanya. Namun kecepatan Febri bukanlah tanpa perimbangan. Dell Aspac tak mau kalah dengan bermain dalam tempo yang sama. Oki Wira yang juga memiliki kecepatan dan tembakan maut, bersaing ketat dengan Febri.
Febri mencetak empat poin di kuarter pertama, sementara Oki dengan enam poin. Kuarter pertama berakhir 16-12, CLS Knights unggul sementara.
Pemain debutan Dell Aspac yang mulai mendapatkan banyak kepercayaan dari Coach Tjetjep Firmansyah, Handri Santosa di luar dugaan bermain sangat berani di kuarter kedua. Handri menjadi pencetak angka terbanyak bagi Dell Aspac di kuarter kedua dengan enam poin, membawa timnya berbalik unggul tipis 28-26 di akhir kuarter.
Permainan keras mulai meliputi laga. Berusaha menerobos pertahanan CLS Knights, usaha Dell Aspac kerap berbuah kesempatan freethrow. Beruntung hadiah ini dieksekusi dengan cukup baik. Laga di kuarter ketiga masih berjalan ketat dan berakhir 39-36. Dell Aspac tetap unggul tipis.
Kemenangan Dell Aspac adalah kemenangan memanfaatkan tembakan bebas. Dari 23 kesempatan tembakan bebas yang diterima Dell Aspac, 16 di antaranya menghasilkan angka. Jumlah yang sangat signifikan mengingat field goals kedua tim sangat rendah, di bawah 30 persen.
Fandi Ramadhani menjadi pencetak angka terbanyak bagi Dell Aspac dengan 17 poin. Sementara pada kubu CLS Knights, Sandy Febiyansyakh produktif dengan 18 poin.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!