1 + 4 Alasan Seri Palembang ini Menggairahkan!

Palembang adalah kota baru penyelenggaraan NBL Indonesia. Musim lalu, Palembang tak ada dalam radar penyelenggaraan seri. Gejala bahwa Seri Palembang akan sangat menggairahkan ditunjukan oleh beberapa faktor-faktor menarik. Pertama, tim Muba Hangtuah IM Sumatera Selatan ketika kemarin tiba di Palembang mendapat sambutan dari Gubernur Sumatera Selatan. Luar biasa untuk sebuah penyambutan tim basket! *Satya Wacana Salatiga pun kabarnya dilepas oleh Walikota Salatiga ketika akan menuju Palembang.

Berikut alasan lain mengapa Seri Palembang tak akan kalah menggairahkan bahkan bisa jadi lebih panas daripada dua seri sebelumnya, Bandung dan Solo!

1. Palembang Sports and Convention Center

Setelah melihat dari luar dan masuk ke dalam arena, tak diragukan lagi, Palembang Sports and Convention Center (PSCC) adalah salah satu arena basket terbaik di Indonesia. Dengan desain eksterior arsitektur yang berbeda, PSCC telah menjadi daya tarik sendiri. Di dalamnya, PSCC memiliki arena pertandingan yang wah! Lantai pertandingan kayu yang berkualitas serta ruangan yang ber-ac. Untuk penonton, PSCC menyediakan tempat duduk satu-satu sebanyak 3000 lebih, bukan berupa bangku panjang seperti umumnya arena-arena basket lain di Indonesia.

2. Ajang berbalas dendam!

Mulai Seri Palembang ini, setiap tim akan kembali saling bertemu untuk kedua kali. Catatan hasil pertemuan pertama akan menjadi bahan bakar utama terlebih bagi tim-tim yang kalah di laga sebelumnya. Sebagai contoh, di Palembang, pada hari pertama Pelita Jaya Jakarta akan bertemu dengan tim yang mengalahkan mereka di Solo, CLS Knights Surabaya. Demikian pula Comfort Mobile BSC Jakarta, setelah menang melawan Satya Wacana Salatiga di Solo, BSC langsung harus mewaspadai semangat balas dendam dari para pemain Salatiga!

3. Satya Wacana telah menemukan pengganti Danny Kosasih

Ialah Simon Wong yang dulu juga merupakan rekan dari Danny Kosasih ketika sama-sama membawa Mikroskil Medan menjuarai Libamanas. Simon Wong sendiri bukanlah orang baru di dunia basket Indonesia. Pada era terakhir Indonesian Basketball League (IBL), Simon Wong adalah pelatih kepala CLS Knights Surabaya. Kala itu, Simon Wong berhasil membawa CLS Knights masuk Final Four.

4. “SM (Satria Muda Jakarta) tinggal nama besar saja, tidak istimewa lagi.”

Sebuah pernyataan berani dari seorang pelatih kepala tim NBL Indonesia yang menduduki peringkat enam klasemen sementara, Muba Hangtuah IM Sumsel. Pernyataan Coach Nathaniel Canson tersebut cukup logis bila menyaksikan performa Satria Muda di Seri Solo. Selain hanya menang tiga angka atas Stadium Jakarta, saat itu Satria Muda bahkan kalah dari CLS Knights.

Palembang, let’s get it ON!

*gambar di atas, foto PSCC dari luar.

written by

The author didn‘t add any Information to his profile yet.

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>