Andai Lebih Banyak lagi Pelatih NBL Indonesia Seperti…
Entah berapa kali sudah gw berpasangan dengan Coach Ocky Tamtelahitu dalam kegiatan DBL Camp di mana anak-anak SMA pilihan dari seluruh Nusantara yang disinggahi DBL bergabung dan berlatih bersama dalam bimbingan pelatih-pelatih Amerika Serikat, Australia, hingga pemain NBA. Satu hal yang jelas, setiap kali gw berpasangan dengan Coach Ocky, beliau selalu berbisik, “kuras ilmunya sebanyak-banyaknya!” Padahal gw berstatus hanya sebagai penerjemah saja, sementara ia jelas sebagai pelatih :)
Mungkin belum banyak yang mengetahui siapa Coach Ocky Tamtelahitu. Saat ini ia adalah pelatih kepala sang juara bertahan NBL Indonesia, Satria Muda Britama Jakarta. Sebelumnya, Satria Muda dipegang oleh pelatih legendaris mereka, Fictor Gideon Roring.
Sejauh ini, prestasi Coach Ocky Tamtelahitu menangani Satria Muda boleh dikatakan baik, karena meskipun ditinggal oleh Coach Fictor Roring, dan dua pemain utamanya, Roni Gunawan dan Amin Prihantono, Satria Muda masih memuncaki klasemen pasca usainya Seri II. Satria Muda menang 10 kali dari 11 laga yang terlewati. Masih luar biasa!
Namun, di saat kita masih melihat kehebatan Satria Muda, Coach Ocky malah khawatir. Ia mengatakan dalam tulisan terbaru di blognya yang berjudul Standar dan Kemenangan yang Membutakan, “Di Liga Bolabasket Indonesia musim ini, lebih banyak lagi tim yang menjadi pesaing raih mahkota juara. Plus, lebih besar lagi kemungkinan adanya juara baru musim ini.”
Dan tulisan terbaru Coach Ocky di blognya tersebut yang membuat gw ingin menulis artikel ini. Bukan mengenai pernyataan tersebut, tetapi lebih kepada kegemarannya berbagi :D
Dalam tulisan terakhir di blognya, Coach Ocky memaparkan alasannya mengatakan kalimat tersebut dengan analisa statistik yang mudah dipahami. Meskipun sepertinya kalimat tersebut ditujukan bagi timnya sendiri, Coach Ocky mampu dengan menarik memaparkan kinerja atau performa sebuah tim melalui analisa statistik.
Dalam tulisan yang lebih lampau, Coach Ocky memaparkan betapa menang dengan selisih sangat lebar bukanlah hal yang bijaksana. “Apa arti margin raksasa?” pertanyaan yang lebih berupa sebuah pertanyaan retorika dilontarkan oleh Coach Ocky. Jawabannya tentu saja terdapat pada artikel tersebut. Dan jawaban tersebut benar-benar membuka pilihan kesadaran baru yang mengejutkan.
Ada banyak lagi buah pikiran Coach Ocky yang ia sampaikan melalui ockytamtelahitu.wordpress.com. Sebagian besar isinya padat bermanfaat karena ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan pengetahuan luas mendalam dengan kalimat yang mudah dicerna.
Membaca blog Coach Ocky, membawa gw kembali teringat kata-katanya beberapa kali ketika bersama di DBL Camp, “kuras ilmunya sebanyak-banyaknya!” Ia terdengar rakus ilmu? Benar, tetapi..
Coach Ocky tak hanya pandai menguras tampaknya. Ia juga pandai berbagi. Semua pelatih tentu senang berbagi. Tetapi rasanya masih terbatas kepada orang-orang terdekatnya saja; asistennya, temannya, keluarganya atau sahabatnya. Coach Ocky berbagi kepada semua. Kepada siapapun. Ia menulis dengan baik. Yup, andai lebih banyak lagi pelatih seperti Coach Ocky.
Demi pecinta basket Indonesia agar semakin cerdas :D





Kalo papasan lagi, bilang “Nerek hul coach!” :p
Ya begitulah coach ocky,selalu berbagi,sekecil apapun bentuknya,dia selalu mengajarkan yang terbaik untuk kita yang mau belajar
luar biasa …!!! ilmu baru, langsung saya bookmark blognya coach ocky
hatur nuwon kang idan share nya
saya sangat setuju andai saja banyak yang seperti coach ocky dalm berbagi ilmu basket di media maya ini yang bisa diakses dimana saja
minimal setiap klub wadah online untuk berbagi ilmu basketnya baik soal manajemen atau detail teknik2 permainan basket..gak harus yang wah…asal dikelola dengan baik pasti sangat berguna buat basket indonesia lebih maju seperti website ini dan blognya coach ocky
Ada nih, saya merasakan … Coach Wahyudiono… skrg di sman3 malang, pernah denger belum ?