Tidak Perlu Takut dengan Lawan!

Oleh: Andreas Bordes

Halo semua, perkenalkan nama saya Andreas Bordes, saya (dulu) adalah DBL World Camper yang belum berhasil lolos ke Amerika. Mungkin saya bukanlah pemain yang terbaik, tapi saya ingin sharing, bagaimana pemain yang biasa-biasa saja, bisa terpilih mengikuti DBL World Camp.

Cara yang pertama adalah latihan, itu sudah pasti. Kalau tidak pernah latihan, tapi ingin menjadi juara, ya susah. Langkah kedua adalah, menghilangkan ketakutan ketika bertanding, begitu banyak pemain yang sudah berlatih keras, tapi dia takut, dan tidak bisa mencapai peak performance.

Caranya agar tidak takut, yang pertama adalah merubah film di otak kita. Karena kita berpikir memakai gambar/film. Coba ingat kembali, ketika kita takut, kita membuat film seperti apa, gimana gambarnya? Suaranya?  Apa  yang dirasakan? Kalau saya ketika takut, saya membuat gambar yang besar, lawan saya mendominasi saya, saya kalah telak, dan seterusnya. Sangat sangat menyedihkan.

Lalu sekarang, ingat kembali ketika kita percaya diri, semangat, dan unstoppable! Film apa yang kita buat dalam pikiran? Bagaimana film tersebut? Apakah warnanya cerah? Apakah kita mendengar sorakan dari penonton? Apa yang dirasakan? Kalau saya melihat sangat terang, saya mendengar sorakan dari penonton, dan saya merasa seperti idola saya, Paul Pierce (Boston Celtics).

Lihat, berbeda bukan film yang kita buat, ketika kita takut, dan berani. Cara kerja  pikiran kita seperti menonton bioskop. Pernah nonton film horor di bioskop?

Coba bayangkan, jam 12 malam, Anda sendirian nonton film horor, gambarnya besar sekali, suaranya keras dan mengerikan, Anda pasti takut sekali.

Sekarang coba kalau layar bioskopnya dijadikan kecil, jadi TV kecil, warnanya hitam putih, lalu suara seram, “KUBUNUH KAMUUU!!’ dijadikan lucu jadi suara mickey mouse, “Kubunuuhh kamyuuu”. Tidak sampai di situ, filmnya juga kita buat maju-mundur, pasti jadi lucu. Hehehe. Apakah sekarang takut? Tidak, justru lucu.

Ketika kita takut lawan seseorang, ayo sekarang bayangkan lawan yang Anda takutkan. Bayangin lawan kita hidungnya jadi gede, telinganya jadi kayak Mickey Mouse, rambutnya jabrik kayak Don King, kala ngomong ternyata kayak bencong. Jadi tidak takut to? Malah mungkin ada yang ketawa tuh. Hehehehe

Setelah rasa takutnya mulai berkurang, selanjutnya pikirkan apa yang kita inginkan. Misalnya kita ingin main bagus, bayangkan dengan serinci-rincinya kita main bagus. Kita melakukan lay up, shoot, dll.

Tapi bayanginnya jangan Anda melihat diri Anda sedang bermain basket, tapi Anda melihat dari mata kepala Anda sendiri ketika main basket, seolah. Inilah rahasia yang dipakai oleh Kobe Bryant, teknik visualisasi, untuk mencapai peak performance.

Oke semoga bermanfaat! Tidak ada alasan takut lagi ya! Salam DAHSYAT!

===

Sang penulis bernama Andreas Bordes Febrianurdi, Beliau adalah seorang motivator, trainer, untuk pengusaha dan tim basket. Beliau pernah memberi training untuk sebuah tim basket sekolah, dan setelah itu pertama kali dalam sejarah basket sekolah tersebut, mereka berhasil mengawinkan gelar juara.

Silahkan kunjungi website nya dan download bukunya di, motivasidahsyat.com

Follow twitter-nya: @AndreasBordes

written by

The author didn‘t add any Information to his profile yet.

2 Responses to "Tidak Perlu Takut dengan Lawan!"

  1. Andreas diantoro says:

    Latihan dan berlatih yg benar. Juga mempelajari lawan. Kata sun tzu, jenderal perang china tempoe doeloe ” know yourself, know the enemy”. Katanyaaaa lho ini,….

    Reply
  2. Andreas Bordes Febrianurdi says:

    Halo Mas Andreas, iya setuju juga dengan hal tersebut! :) mengetahui kelebihan dan kekurangan diri kita beserta lawan, kita akan menjadi jauh lebih mudah mengalahkannya, ketimbang kita ‘buta’ akan kekuatan lawan. :)

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>